TOLIKARA[PAPOS] – Setelah mendapatkan restu dari masyarakat adat di Distrik Asotipo kabupaten Jayawijaya, selanjutnya Lukas Enembe, S.IP melanjutkan lawatan politiknya ke Kabupaten Tolikara. Luar biasa, begtu rombongan calon Gubernur Papua Lukas Enembe tiba di Tolikara, rombongan mendapat sambutan luar biasa dari dari empat suku yang ada di Tolikara. Masyarakat tumpah ruah, bahkan warga sejak subuh sudah ada yang datang ke Sepak Bola Tolikara untuk melihat sosok pemimpin masa depan Papua, Lukas Enembe.

Sambutan itu bisa dilihat saat rombongan tiba di bandara Tolikara, Lukas Enembe diarak oleh warga keliling kota Tolikara. Bahkan masyarakat rela berjalan kaki bersama rombongan hingga dilapangan Sepak Bola Tolikara. Begitu rombongan tiba dilanjutkan pemberian suara dukungan oleh empat suku adat di Tolikara dan penyematan gelar adat panglima besar yang dilaksanakan di Lapangan Sepak bola Tolikara dilanjutkan dengan peresmian sekretariat pusat kendali pemenangan Gubernur Papua.

Pernyataan sikap dukungan masyarakat kabupaten Tolikara kepada Lukas Enembe yakni seluruh masyarakat kabupaten Tolikara yang berjumlah kurang lebih 248.603 penduduk yang terdidi dari 541 kampung dan 30 distrik menyatakan dukungan secara bulat kepada Lukas Enembe sebagai Gubernur Papua periode 2011-2016.

Sebelum pernyataan sikap diserahkan kepada Lukas Enembe sebagai calon Gubernur Papua, terlebih dahulu ke empat perwakilan dari kepala suku yakni suku Konda, Kanggime, Bogo dan Kembu melakukan tanda tangan sebagai bentuk dukungan penuh terhadap sosok Lukas Enembe sebagai anak Pegunungan yang telah siap menduduki kursi nomor satu di Papua.

Menurut Calon Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP kepada wartawan usai meresmikan kantor secretariat tim sukses Tolikara, Rabu [23/3] kemarin, Tolikara merupakan daerah yang diharapkan dapat meraih suara sesuai dengan yang diharapkan. “Kami mengharapkan suara yang diperoleh di Tolikara merupakan suara dasar, termasuk kabupaten Puncak Jaya dan daerah pegunungan lainnya,” ujar Lukas.

Menuruty Lukas yang saat ini menjabat Bupati Puncak Jaya ini, Kabupaten Tolikara dan Kabupaten Puncak Jaya merupakan dua kabupaten pemilihnya kelurga. Karena dari dua kabupaten tersebut, sebagian besar merupakan pemilih keluarga. Dan diharapkan perolehan suara dapat diperleh sekitar 80 persen, seperti pada suara yang diraih pada pemilihan Gubernur periode lalu. “Dukungan dari empat suku menjadi dasar untuk meraih suara ditempat lain, karena ini sudah menjadi tradisi di daerah pegunungan memilih lewat adat,” paparnya.

Lanjutnya, pemilihan seorang Gubernur atau Kabupaten sudah menjadi tradisi melalui noken. Namun, yang jelas untuk mengamankan suara harus dimulai dari keluarga. Namun, Lukas Enembe berharap tidak aka ada lagi permainan seperti pada pemilu yang lalu. Dimana lima tahun lalu dirinya masih polos dan lugu sehingga lawan politiknya berbuat seenaknya, tapi kali ini tidak ada lagi. Ia menganggap masa lalu adalah pengalaman paling berharga untuk menggapai yang terbaik pada pemilihan Gubernur periode 2011-2016 ini. ” Jadi kami akan lebih pokus mengamankan suara dari keluarga, sebelum melangkah keluar,” imbuhnya.[tho/PapuaPos]